Makalah Tentang Tawuran di Kalangan Generasi Muda, LENGKAP!!!

Kata Pengantar


Assalamu’alaikum.wr.wb
Salam Sejahtera

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT  yang telah memberikan limpahan berkat kasih dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “Tawuran Di Kalangan Generasi Muda.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahan tulisan ini akibat terbatasnya kemampuan penulis.Oleh karena itu,dalam kesempatan ini  penulis sangat mengharapkan adanya kritik ataupun saran guna penyempurnaan tugas-tugas selanjutnya. Dan dalam kesempatan ini tidak berlebihan bilamana kami menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dalam pembuatan makalah ini.


Akhir kata semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum.Wr.Wb




Daftar Isi



Bab I
Latar Belakang                                                                                         1

Rumusan Masalah                                                                                    2
Tujuan Masalah                                                                                        2


Bab II
Pembahasan Materi                                                                                  3


Bab III
Kesimpulan                                                                                               6

Saran                                                                                                                   6

Daftar Pustaka












Bab I
Latar Belakang



Tawuran saat ini ini sudah tidak lagi menjadi pemberitaan dan pembicaraan yang asing lagi di telinga kita . Bahkan,hampir setiap hari ada saja media yang menayangkan kasus-kasus tawuran.Tawuran yang berkaitan dengan tindak kekerasan bisa terjadi di kalangan pelajar terutama yang notabenenya adalah generasi bangsa yang akan mengambil alih tampuk kepemimpinan nantinya,apabila bila mereka sekarang sudah terbiasa dengan tindak kekerasan maka bagaimana jadinya bangsa kita ini nantinya.

Tawuran pelajar bukan hal yang bisa dianggap enteng,tawuran pelajar sekarang tidak hanya terjadi di kota-kota besar saja melainkan juga menjalar ke daerah-daerah.Permasalahan remeh dapat menyulut pertengkaran individual yang berlanjut menjadi perkelahian massal dan tak jarang melibatkan penggunaan senjata tajam,senjata api dan sebagainya.

Contohnya saja di Palembang tawuran terjadi antara SMK PGRI 2 dan SMK Gajah Mada Kertapati(harian pagi sumatera ekpres palembang).

Kasus tawuran tidak hanya terjadi di golongan remaja tingkat sekolah saja  tetapi baru-baru ini juga terjadi tawuran antar mahasiswa.

Dewasa ini,kekerasan sudah dianggap sebagai pemecah masalah yang sangat efektif yang dilakuka oleh para remaja.Hal ini seolah menjadi bukti nyata bahwa seorang yang terpelajar pun leluasa melakukan hal-hal yang bersifat anarkisme dan premanisme.Tentu saja perilaku buruk ini tidak hanya merugikan orang yang terlibat dalam perkelahian itu sendiri tetapi juga merugikan orang lain yang tidak terlibat secara lagsung.
























Rumusan Masalah

1.      Apa itu tawuran ?

2.      Apa yang menjadi penyebab terjadinya tawuran ?

3.      Apa dampak dari tawuran ?

4.      Apa solusi untuk menghentikan tawuran agar tidak semakin menjadi ?



Tujuan

1.      Menjelaskan apa itu tawuran.

2.      Menjelaskan penyebab dari terjadinya tawuran .

3.      Menjelaskan dampak yang timbul akibat dari tawuran .

4.      Menjelaskan solusi yang bisa diterapkan agar tawuran tidak semakin menjadi .

























Bab II

Pembahasan



2.1 Definisi Tawuran


Dalam kamus Bahasa Indonesia “tawuran” dapat diartikan sebagai perkelahian yang meliputi banyak orang.Sedangkan “Pelajar” adalah seorang manusia yang belajar.Sehingga Pengertian Tawuran Pelajar adalah Perkelahian yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mana perkelahian tersebut dilakukan oleh orang yang sedang belajar.

Jadi Tawuran secara luas adalah tindakan agresi(perkelahian) yang dilakukan oleh suatu kelompok terhadap kelompo lainnya yang dimaksudkan untuk menyebabkan penderitaan/menyakiti orang lain bahkan merusak.




2.2
Perilaku tawuran yang dilakukan oleh generasi muda tidak mungkin terjadi secara tiba-tiba pasti ada akar permasalahan atau sebabnya.Maka adapun faktor-faktor umum penyebabnya antara lain :
·         Menurut penelitian yang dilakukan oleh A.Christakis,MD,MPH dan Frederick Zimmerman,Phd menyimplukan bahwa perilaku agresi yang dilakukan generasi muda sangat berhubungan dengan kebiasaannya dalam menonton tayangna televisi.Kalau berdasarkan penelitian yang ada maka sudah sangat wajar kalau banyak pelajar yang melakukan tawuran karena ini berbanding dengan banyaknya tayangan televisis yang menayangkan tindakan kekerasan(tawuran).Fakta yang terjadi bahwa generasi muda disajikan dengan tontonan tentang kekerasan sehingga bisa saja timbul pemikiran untuk meniru dan juga timbul pemikiran bahwa siapa yang kuat dia yang menang.
·         Buruknya Lingkungan sosial sangat mempengaruhi tingkah laku seseorang . Sehingga apabila seseorang tinggal dilingkungan yang sehat maka tingkah lakunya pun akan baik sebaliknya apabila lingkungannya tidak mendukung dan banyak pelaku penyimpangan maka secara tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan tingkah laku individu ataupun kelompok.
·         Kurangnya perhatian dari orang-orang di sekita mereka seperti orang tua,guru membuat mereka bebas dan bisa melakukan segala hal sesuka hati mereka.
·         Faktor ekonomi yang pas-pasan bahkan cenderung kurang juga menjadi penyebab.Mereka bisa melampiaskan segala ketidakberdayaannya itu lewat aksi tawuran atau perkelahian .Mereka tidak ingin dianggap rendah mereka ingin menunjukan eksistensinya atau keberadaan mereka ditengah orang-orang disekelilingnya.
·         Ketidakstabilan emosi para generasi muda yang cebderung mudah marah,egois bisa menyebabkan frustasi,sulit mengendalikan diri dan tidak peka terhadap lingkungan sekitar bisa mendorong mereka melakukan aksi tawuran.Dimasyarakat,khususnya dikalangan generasi muda seolah-olah berlaku pemeo “senggol-bacok”.Menunjukan bahwa emosi seorang remaja masih belum stabil mudah tersinggung sehingga mengundang pihak lawan.
·         Permasalahan yang sudah mengakar dalam artian ada sejarah penyebab pelajar tersebut bermusuhan.Sehingga,pada suatu waktu akan ada moment dimana masalah antara kedua belah pihak tidak bisa dibendung lagi sehingga terjadilah aksi tawuran tersebut.




2.3

Aksi tawuran tentu menimbulkan berbagai macam dampak yang tentunya merugikan diri sendiri maupun orang lain diantaranya:
·         Kerugian Fisik
Pelajar yang ikut tawuran kemungkinan akan menjadi korban.Baik itu cedera ringan maupun cedera berat bahkan bisa saja sampi mengakibatkan kematian.
·         Tawuran mengakibatkan dendam yang berkepanjangan bagi para pelaku yang terlibat didalmnya sehingga di lain waktu kejadian yang sama bisa terulang kembali.
·         Masyarakat sekita juga ikut dirugikan misalnya saja rusaknya rumah warga dikarenakan ada oknum yang melempari batu sehingga mengenai rumah warga.
·         Proses belajar mengajar menjadi tidak efektif karena bisa saja mereka melakukan tawuran pada jam sekolah sehingga mengakibatkan mereka sampai bolos.Tentu akan menggagu prose belajar-mengajar.
·         Hilangnya perasaan peka,toleransi,tenggang rasa dan saling menghargai antar sesama generasi muda.Mereka lebih mementigkan pribadi masing-masing dan ingin lebih baik dari pada kelompok lain dalam segala hal.
·         Remaja yang melakukan tawuran tentu lebih senang melakukan hal-hal yang negatif dari pada hal yang positif sehingga menurunya moralitas generasi muda.Peran moral sudah tidak ada lagi melainkan peran kepentngan yang lebih dominan.




 2.4


Adapun solusi yang bisa dilakukan untuk mengurangi aksi tawuran :

1.      Memberikan pendidikan moral untuk para pelajar . Pelajaran agama di sekolah ataupun bangku kuliah harus lebih di fokuskan sejak dini kepada generasi muda sekarang agar dapat membentengi mereka dari hal yang negatif,khusunya dalam agama Islam , islam tidak pernah mengajarkan kekerasan dalam kehidupan,semua permasalahn bisa diselesaikan secara terbuka tanpa adanya kekerasan.
2.      Menghadirkan seorang figur yang baik yang bisa dijadikan teladan bagi anak-anaknya conntohnya orang tua,guru sebaiknya memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya sehingga mereka akan meniru hal-hal yang baik pula.
3.      Memfasilitasi para pelajar baik dirumah maupun disekolah serta di bangku perguruan tinggi.Dalam artian terdapat lembaga/wadah untuk menyalurkan potensi dan bakat yang ada pada generasi muda untuk mengisi waktu luangnya ke arah yang bermanfaat sekaligus mendidik dan tentunya menjauhkan dari hal yang berbau anarkisme.













































Bab III


3.1  Kesimpulan
Faktor yang menjadi penyebab tawuran pada generasi muda tidaklah hanya datang dati diri individu itu sendiri melainkan juga terjadi karena faktor lainnya yang datang dari luar individu.
Para pelajar yang umumnya masih muda memiliki kecenderungan melakukan hal-hal yang diluar dugaan yang mana kemungkinan dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain maka inilah peran orang tua dituntut untuk dapat mengarahkan dan mengingatkan anaknya jika sewaktu-waktu melakukan kesalahan.
Keteladan seorang guru juga tidak dapat dilepaskan.Guru sebagai pendidik bisa dijadikan instruktur dalam pendidikan kepribadian para siswanya agar menjadi insan yang lebih baik.Begitupun dalam mencari teman sepermainan.Sang anak haruslah diberikan pengarahan dari orang dewasa agar mampu memilih teman yang baik.
Selanjutnya masyarakat sekitar pun harus bisa membatu para generasi muda ini mengembangkan potensinya dengan cara mengakui eksistensinya.

3.2  Saran
Saran dalam menyikapi masalah tawuran ini terutama tawuran pelajar diatas penulis memberikan saran diantaranya :
a.       Keluarga sebagai awal pembentuk kepribadian seseorang harus mampu membentuk pola perilaku dan pola pikir yang baik agar terciptanya suatu lingkungan yang baik sekali untuk seorang remaja yang mencari jati dirinya.
b.      Masyarakat mesti menyadari akan perannya dalam menciptakan situasi yang kondusif jauh dari kericuhan.
c.       Pendidikan formal sudah semestinya memberikan pelayanan yang baik untuk membantu para pelajar mengembangkan yang bukan hanya dibidang intelektual saj tetapi dibidang lainnya agar potensi yang ada dapat tersalurkan ke arah yang positif.



















Daftar Pustaka





Soetomo.”Masalah sosial dan Upaya pemecahannya” 2011:Pustaka pelajar.


Dessy anwar.”Kamus Lengkap Bahasa Indonesia”.2001.Karya Abditama:Surabaya.





4 Responses
  1. Unknown Says:

    Nice...... Thanks gan buat makalah nya :D


  2. Unknown Says:

    siiippp , mampir* lgi :)


  3. Unknown Says:

    Mas,Saya Izin Mau Copas Ya.



    Kualitas blog ini ?

    Followers